Anggota Jemaat Bahtera Kasih Diancam

banner 468x60

Foto Lepas. Sumber Foto: metrosulawesi.com

MOROWALI UTARA – Berselang sekitar dua minggu setelah tragedy penyerangan 10 Maret 2017 atas Raja Mori …Marunduh dan seorang tokoh masyarakat mantan Sekertaris Daerah Kabupaten Morowali Tanis Tumakaka, kembali terjadi ancaman pada seorang anggota jemaat Bahtera Kasih di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Morowali Utara.

Pengancaman yang dilakukan seseorang pada anggota jemaat Gereja Bahtera Kasih, “dilakukan seseorang bernama Lindo yang diduga suruhan anggota Dewan berinisial GT dari Fraksi Partai Demokrasi,”umber JeJAK.

Menurutnya, Lindo ini kuat dugaan sebagai suruhan GT, karena disamping sebagai orang dekat GT, juga merupakan saudara dekat GT. Makanya, tidak dapat dipungkiri, Lindo ini berani berbuat tindakan pengancaman, pasti kuat diduga disuruh oleh oknum GT.

Terkait pengancaman yang dilakukan Lindo, oknum anggota Dewan GT yang dikonfirmasi via hand phonenya 081355087xxx, menyatakan dia tidak mengetahui soal pengancaman tersebut. Memang dia sepupu saya, namun saya tidak mengetahui perbuatannya, ketika dikonfirmasi hubungan Lindo dengannya.

GT kembali menandaskan, dia sama sekali tidak mengetahui dengan apa yang dilakukan Lindo. “Bahkan kami sudah selesai didamaikan dengan pihak Klasis,” ujarnya. Jadi bila terjadi pengancaman, mohon tidak dikaitkan dengannya, karena dia memang tidak tahu soal hal itu,” jelasnya lebih lanjut.

Namun atas pengakuan adanya perdamaian sebagaimana dijelaskan GT, pihak sumber Gereja Bahtera Kasih, menyatakan tidak benar pernyataan oknum GT tersebut. Sebab hingga kini tidak ada upaya penyelesaian pihak Majelis Klasis Kolonodale dan proses hokum tetap kami nantikan agar segera diselesaikan.

Pengancaman yang dilakukan Lindo, sudah dilaporkan ke POLSEK Kolonodale, dan telah dilakukan pemeriksaan kepada beberapa saksi, namun hingga kini belum juga dilakukan penahanan dan tidak jelas kelanjutan penanganan perkaranya.

Padahal menurut sumber JeJAK, terkait dengan pasal 351 ke-1 KUHP tentang pengancaman, sepatutnya Lindo segera ditahan. Namun seperti yang sebelum-sebelumnya, GT maupun orang-orangnya selalu bebas dari jeratan hokum. Entah ada apa dengan perlakuan hokum terhadap onum GT dan kroni-kroninya. “kok selalu memperoleh perlakuan istimewa,” tandas sumber JeJAK.

Sementara pihak Polsek Kolonodale saat dilakukan konfirmasi terkait pengancaman yang dilakukan Lindo membenarkan adanya laporan tersebut.

**SR/KMU1/KMU2.

Tags:
banner 468x60
Rate this article!
author

Author: 

Related Posts