Diduga Membawa Sabu Seorang Pemuda Ditangkap

Hukrim 0
banner 468x60

TABLOIDJEJAK.Com – Luwuk. Sekitar jam 22.55 malam di jalan Tanjung Jepara tepatnya didepan kos-kosan PERMAI terlihat kerumunan masa yang melihat upaya penagkapan seseorang yang tidak jelas indentitasnya, dicengkram seseorang yang diduga Polisi dari Polres Luwuk Banggai.

Kemudian terlihat ada 2 kantungan plastik hitam yang satunya sudah terbuka, dan satu lainnya dalam keadaan terikat berada dalam selokan. Kantung plastic yang sudah terbuka yang diduga sudah dibuka oleh oknum lainnya, diakui pemuda tersebut sebagai miliknya.

Sementara kantung plastic yang berada diselokan, tidak diakui sebagai milknya. Namun seseorang yang diduga Polisi yang mencekramnya, memaksa agar pemuda tersebut mengambil kantungan plastic berwarna hitam, namun ditolak dengan menyatakan kantungan tersebut bukan miliknya.

Karena penolakan tersebut, oknum yang diduga Polisi dengan penjelasan seperti melakukan orasi dengan mencekram pemuda tersebut, menyatakan bahwa dia dengan mata kepalanya sendiri melihat pemuda tersebut membuang kantungan plastik berwarna hitam kedalam selokan didepan rumah kos-kosan tersebut.

Usai menyatakan kepada kerumunan masyarakat, kemudian oknum tersebut meminta persetujuan kerumunan masa agar pemuda tersebut mengambil kantungan plastik, sembari menyatakan setuju ?, setuju ?, setuju ? secara berulang-ulang. Entah interpretasi hukum acara seperti itu. Entah.

Kemudian oknum tersebut memaksa agar pemuda tersebut segara mengambil barang tersebut yang dinyatakan oknum tersebut sebagai miliknya. Namun pemuda tersebut bersikeras menolak permintaan dari oknum tersebut, dengan menyatakan kantungan tersebut bukan miliknya.

Namun oknum tersebut terus-terus memaksa pemuda tersebut agar mengambil kantungan plastik tersebut, sembari menyatakan, bahwa bila itu bukan milik saudara, seharusnya anda berani mengambil, sambil menyatakan ambil kami melindungi saudara.

Pemaksaan yang terus berulang-ulang, tak dapat menghasilkan upaya agar pemuda tersebut mengambil bungkusan tersebut, sehingga akhirnya, barang tersebut diambil oleh oknum lainnya dengan menggunakan sarung tangan.

Selanjutnya kantungan tersebut dibawa kedalaman lorong masuk kos-kosan dan meminta 2 orang menyaksikan kantungan plastik yang akan dibuka untuk mengetahui isinya. Kantungan tersebut kemudian dibuka dan diperoleh sejumlah sabu-sabu yang berada pada bungkusan plastic kecil.

Sementara sumber Tabloidjejak.com menyatakan, bahwa untuk mengetahui apakah benar kantungan plastik tersebut milik pemuda tersebut, maka mekanisme analisa laboratotium harus dilakukan untuk membuktikan bahwa kantungan tersebut milik pemuda tersebut.

Menurutnya, hasil analisa laboratorium tidak akan dapat diakali. “Jadi tanpa menyuruh atau memaksa pemuda tersebut mengambilnya, kalau memang miliknya, sidik jari pemilik pasti ditemukan pada kantung plastiik tersebut”, jelasnya. **

 

Tags:
banner 468x60
author

Author: 

Related Posts